Selasa, 31 Oktober 2017

Listrik Dinamis


DESKRIPSI SINGKAT MATERI
LISTRIK DINAMIS

            Listrik Dinamis adalah listrik yang dapat berpindah atau bergerak. Cara mengukur kuat arus pada listrik dinamis dapat dilakukan dengan membagi waktu dengan satuan muatan listrik, yaitu coulomb dan satuan waktu adalah detik. Arus mengalir dengan mudah dalam beberapa bahan tetapi tidak pada semua bahan. Zat padat,  zat cair, dan gas yang dapat mengalirkan arus listrik disebut konduktor bahan-bahan yang tidak dapat mengalirkan arus listrik disebut isolator, sedangkan diantara keduanya disebut semikonduktor.
            Arus listrik mengalir dari tempat yang mempunyai potensial lebih tinggi ketempat yang mempunyai potensial yang lebih rendah. Dalam hal ini perbedaan potensial diantara dua titik yang dapat menghasilkan arus listrik disebut dengan gaya gerak listrik (GGL). Arus listrik dapat terjadi karena aliran muatan positif maupun aliran muatan negatife dan arah arus listrik adalah sama dengan arah aliran muatan positif. Berdasarkan hal tersebut maka pada konduktor padat, arah arus listrik berlawaan dengan arah aliran electron. Kuar arus listrik didefinisikan sebagai jumlah muatan listrik yang mengalir melalui penampang sebuah konduktor dalam tiap satuan waktu, persamaan kuat arus yang mengalir pada sebuah penampang konduktor adalah sebagai berikut:


            Deskripsi:   I = Kuata Arus (ampere)
                              Q = Muatan Elekton (C)
                               t = Waktu (s)

A. Hukum Ohm
     Hukum Ohm menyatakan bahwa kuat arus yang mengalir pada suatu kawat penghantar sebanding dengan dengan tegangan yang ditimbulkan.

V = I x R
            Deskripsi: V = Tegangan/beda potrnsial (volt)
I = Kuat Arus (ampere)
R = Hambaran (ohm)
Persamaan diatas menyatakan hubungan antara V dan I, yaitu untuk hambatan listrik yang tetap, maka tegangan listrik (V) berbanding lurus dengan arus listrik pada rangkaian (I).
            Hambatan yang dimiliki oleh suatu penghantar barbanding lurus dengan panjang penghantar dan berbanding terbalik dengan luas penampang penghantar itu:
R = ρ I/A
            Deskripsi: R =  Hambatan (ohm)
ρ = Hambatan jenis (Ω m)
l = Panjang Penghantar (m)
A = Luasa Penampang (m2)


0 komentar:

Posting Komentar